Bagaimana HemoHim bisa Membantu Proses Penyembuhan Diabetes?
1. Fungsi dan Manfaat Utama
HemoHIM utamanya dipasarkan untuk meningkatkan sistem
kekebalan tubuh (imunitas) dan mendukung stamina. Nama "HemoHIM"
sendiri merupakan singkatan dari:
- Hemo:
Merujuk pada Hemoglobin (sel darah merah) yang berfungsi membawa
oksigen ke seluruh tubuh.
- HIM:
Merujuk pada Hematopoiesis (pembentukan sel darah), Immunity
(sistem kekebalan), dan Modulation (pengaturan). Dalam bahasa
Korea, kata "Him" juga berarti "kekuatan".
2. Bahan Kandungan Utama
Produk ini diracik dari kombinasi ekstrak tanaman herbal tradisional yang diekstrak menggunakan teknologi modern. Tiga bahan utamanya adalah:
- Angelica
Gigas (Dong Quai)
- Cnidium
Officinale
- Paeonia
Lactiflora (White Peony)
3. Latar Belakang Pengembangan
Formula HemoHIM awalnya dikembangkan oleh KAERI (Korea
Atomic Energy Research Institute) atas dukungan pemerintah Korea Selatan.
Tujuan awalnya adalah untuk menciptakan suplemen yang dapat melindungi sistem
kekebalan tubuh para ilmuwan dan pekerja di fasilitas nuklir dari efek radiasi,
sebelum akhirnya dipasarkan secara massal melalui Atomy.
Berikut adalah penjelasan ilmiah mengapa HemoHIM dapat
membantu penderita diabetes:
1. Memperbaiki dan Melindungi Pankreas (Efek Antioksidan)
Kadar gula darah yang tinggi secara kronis memicu stres
oksidatif yang dapat merusak sel-sel beta di pankreas (sel yang bertugas
memproduksi insulin). Kandungan herbal dalam HemoHIM, seperti Angelica gigas
dan Paeonia lactiflora, kaya akan senyawa antioksidan dan
anti-inflamasi. Antioksidan ini membantu melindungi sel pankreas dari kerusakan
lebih lanjut, sehingga organ tersebut dapat berfungsi lebih optimal dalam
mengelola insulin.
2. Membantu Mengatasi Peradangan Kronis (Chronic
Inflammation)
Diabetes adalah penyakit yang berkaitan erat dengan
peradangan tingkat rendah di dalam tubuh. Peradangan ini dapat memperburuk resistensi
insulin (kondisi di mana sel tubuh cuek atau tidak merespons insulin dengan
baik). HemoHIM bekerja dengan memodulasi sistem imun dan menekan sitokin
pro-inflamasi (pemicu radang), yang secara tidak langsung dapat membantu
meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.
3. Mempercepat Penyembuhan Luka
Salah satu masalah utama penderita diabetes adalah sirkulasi
darah yang buruk dan sistem imun yang lemah, membuat luka kecil sekalipun
(seperti di kaki) sangat sulit sembuh dan rentan infeksi. HemoHIM merangsang
aktivitas sel imun seperti Sel NK (Natural Killer) dan makrofag, serta
mendukung proses hematopoiesis (pembentukan sel darah baru). Aliran
darah yang lebih sehat dan imun yang aktif sangat krusial untuk mempercepat
regenerasi jaringan dan pengeringan luka diabetes.
4. Meningkatkan Stamina dan Mencegah Infeksi Sekunder
Penderita diabetes umumnya lebih rentan terhadap infeksi
bakteri atau jamur karena sirkulasi darah yang manis disukai mikroba, ditambah
imun yang cenderung menurun. Dengan mengonsumsi HemoHIM, sistem pertahanan
tubuh diperkuat sehingga penderita diabetes tidak mudah drop atau terserang
penyakit komplikasi lainnya.
⚠️ Catatan Penting untuk
Diperhatikan: Karena HemoHIM dapat memengaruhi sistem imun dan metabolisme,
penderita diabetes yang sedang mengonsumsi obat penurun gula darah (seperti
Metformin) atau suntik insulin harus rutin mengecek kadar gula darah
mereka. Kombinasi suplemen dan obat kadang bisa membuat gula darah turun
terlalu rendah (hipoglikemia). Selalu konsultasikan dengan dokter
sebelum menambahkan suplemen ini ke dalam skema pengobatan harian.
Ada jurnal ilmiah spesifik yang meneliti langsung efek
HemoHIM terhadap diabetes, terutama menggunakan model uji laboratorium.
Jurnal utama yang menguji klaim ini diterbitkan di jurnal
internasional bereputasi, Evidence-Based Complementary and Alternative
Medicine.
Berikut adalah detail rangkuman jurnal tersebut beserta
temuan ilmiahnya:
Identitas Jurnal
- Judul
Penelitian: Immunomodulatory and Antidiabetic Effects of a New
Herbal Preparation (HemoHIM) on Streptozotocin-Induced Diabetic Mice.
- Peneliti:
Jong-Jin Kim, Jina Choi, dkk.
- Tahun
Terbit: 2014.
- Metode:
Penelitian ini menggunakan tikus laboratorium yang diinduksi dengan Streptozotocin
(STZ) untuk memicu kondisi diabetes (gula darah tinggi dan kerusakan sel
pankreas). Tikus tersebut kemudian diberikan HemoHIM secara rutin selama 4
minggu.
Link https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4087252/
Temuan Utama Jurnal Terkait Diabetes
Berdasarkan hasil uji laboratorium dalam jurnal tersebut,
HemoHIM menunjukkan beberapa efek positif yang signifikan:
- Menurunkan
Gula Darah & Memperbaiki Toleransi Glukosa: Kelompok yang diberi
HemoHIM menunjukkan perbaikan nyata pada kondisi hiperglikemia (gula darah
tinggi) dan memiliki toleransi glukosa yang jauh lebih baik dibandingkan
kelompok kontrol diabetes.
- Melindungi
Sel Beta Pankreas: Peneliti menemukan bahwa HemoHIM membantu
meningkatkan kadar insulin dalam plasma darah. Analisis jaringan
menunjukkan adanya pelestarian (preservation) pewarnaan insulin
pada sel-sel beta pankreas. Artinya, komponen herbal di dalamnya
membantu melindungi sel produsen insulin agar tidak rusak total akibat
diabetes.
- Memulihkan
Sistem Imun yang Rusak akibat Diabetes: Diabetes kronis biasanya
merusak organ imun (seperti menyusutkan berat kelenjar timus) dan
menurunkan jumlah sel darah putih. Konsumsi HemoHIM berhasil memulihkan
bobot timus, jumlah sel darah putih (leukosit), serta populasi limfosit T
(CD4+ dan CD8+) yang sempat drop.
Kajian Pendukung Lain (Tinjauan Jurnal 2024)
Klaim dual-fungsi HemoHIM ini juga diperkuat dalam sebuah review
besar yang diterbitkan di International Journal of Pharmaceutical Quality
Assurance (2024) berjudul "Herbal Immunotherapeutics in
Diabetes: A Comprehensive Review on Plants Explored for Simultaneous
Antidiabetic and Immunomodulating Effects". https://impactfactor.org/PDF/IJPQA/15/IJPQA,Vol15,Issue1,Article74.pdf
Jurnal tinjauan ini mengategorikan HemoHIM sebagai salah
satu formulasi herbal yang sukses menunjukkan efek ganda (dual efficacy),
yaitu bekerja sebagai agen imunomodulator sekaligus membantu regulasi
homeostasis glukosa (keseimbangan gula darah).
🔬 Kesimpulan Ilmiah:
Secara in vivo (uji pada makhluk hidup/model hewan),
komponen aktif dalam HemoHIM terbukti memiliki potensi sebagai agen penurun
glukosa (glucose-lowering agent) sekaligus pelindung imun tubuh.
Jurnal ini sering menjadi landasan ilmiah yang digunakan
untuk menjelaskan mengapa suplemen herbal tersebut memberikan efek kebugaran
yang baik bagi penderita gangguan metabolik seperti diabetes.

Comments
Post a Comment