HemoHim, Sejarah Pengembangan, dan Perkembangan Sekarang
HemoHIM, mulai dari sejarah penemuan, peran Kolmar
BNH sebagai dapur produksinya, hingga performa angka penjualannya di panggung
Korea dan global.
1. Sejarah Penemuan dan Tujuan Awal HemoHIM
- Proyek
Nasional Berdana Miliaran (1997): HemoHIM lahir dari proyek riset
nasional Korea Selatan yang didanai langsung oleh pemerintah. Proyek ini
diinisiasi karena kekhawatiran terhadap keselamatan para ilmuwan dan
pekerja di KAERI (Korea Atomic Energy Research Institute)
yang setiap hari terpapar radiasi tinggi di fasilitas nuklir negara.
- Misi
Utama Perlindungan Tubuh: Tujuan awal pengembangan HemoHIM adalah
menciptakan sebuah suplemen fungsional yang mampu melindungi sistem
kekebalan tubuh, mendukung proses pembentukan darah (hematopoiesis),
dan meminimalkan kerusakan sel akibat radiasi tingkat tinggi.
- Proses Kurasi 8 Tahun (1997–2004): Tim ilmuwan pangan KAERI menghabiskan waktu bertahun-tahun menyaring lebih dari 30 jenis tanaman herbal tradisional. Mereka akhirnya menemukan kombinasi tiga herbal terbaik: Angelica gigas, Cnidium officinale, dan Paeonia lactiflora. Dengan teknologi biologi radiasi, zat beracun alami dalam tumbuhan tersebut dihilangkan, menyisakan komponen aktif murni yang jauh lebih kuat bagi imunitas tubuh.
2. Kaitan Erat HemoHIM dengan Kolmar BNH
- Lahirnya
Pabrik Produksi (2004): KAERI sebagai lembaga riset negara dilarang
melakukan aktivitas komersial atau penjualan ritel. Agar formula ajaib ini
bisa diproduksi massal, KAERI menyumbang teknologi formulanya, sementara
raksasa manufaktur Kolmar Korea menyumbang modal serta keahlian
manajemen. Kerja sama ini melahirkan perusahaan patungan (public-private
joint venture) bernama Sun Bio Tech, yang kemudian
bertransformasi menjadi Kolmar BNH pada tahun 2013.
- Sinergi
Eksklusif dengan Atomy: Sebelum diambil alih distribusinya secara
eksklusif oleh Atomy pada tahun 2009, HemoHIM sempat dijual oleh
distributor lain dengan harga yang sangat mahal. Di bawah Atomy, sistem
penjualannya diubah menjadi pemasaran jaringan (network marketing).
Atomy memotong harga jual secara drastis dan menaikkan jumlah isi sasetnya
dari 30 hingga menjadi 60 saset per boks tanpa menaikkan harga, membuat
pesanan ke pabrik Kolmar BNH melonjak tajam.
- Riset
Kelelahan Fisik & Varian Internasional: Kolmar BNH tidak sekadar
memproduksi; mereka terus melakukan R&D. Pada tahun 2024, mereka
berhasil mendaftarkan fungsi klinis baru HemoHIM di Korea sebagai suplemen
untuk mengatasi kelelahan fisik (fatigue improvement).
Selain itu, Kolmar BNH juga mengembangkan HemoHIM G, varian khusus
yang aromanya disesuaikan agar lebih mudah diterima oleh regulasi ketat
dan lidah konsumen Eropa.
3. Kinerja Penjualan HemoHIM di Korea dan Global
- Raja
Pasar Domestik Korea (Juara Bertahan 11 Tahun): Berdasarkan data
Komisi Perdagangan Adil Korea (FTC), HemoHIM konsisten mempertahankan
peringkat No. 1 sebagai produk tunggal terlaris di seluruh industri
penjualan langsung Korea Selatan selama 11 tahun berturut-turut. Penjualan
domestiknya di Korea saja secara konsisten melampaui KRW 180 miliar per
tahun.
- Menembus
Penjualan Kumulatif KRW 3 Triliun: Di panggung internasional, ekspansi
agresif Atomy membawa HemoHIM tersebar ke lebih dari 20 wilayah global
(seperti AS, China, Australia, dan Asia Tenggara). Penjualan akumulatif
global produk ini telah menembus angka fantastis KRW 3 triliun,
menjadikannya salah satu produk kesehatan berbasis herbal asal Asia yang
paling sukses secara global.
- Komoditas
Ekspor Utama: Data dari Kementerian Keamanan Makanan dan Obat-obatan
(MFDS) Korea Selatan mencatat nilai ekspor bahan aktif HemoHIM sempat
menyentuh $60,48 juta. Angka ini menempatkan HemoHIM sebagai produk dengan
persetujuan fungsi individu berorientasi ekspor tertinggi, bahkan bersaing
ketat dengan pamor ekspor ginseng merah tradisional Korea. Performa ekspor
HemoHIM ini pula yang mengantarkan Kolmar BNH meraih penghargaan 200
Million Dollar Export Tower dari pemerintah Korea.

Comments
Post a Comment